Minggu, 12 Juni 2011

Aksi Brutal Oknum Polisi Malaysia Diprotes HNSI

Lubuk Pakam, Sumut – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, akan melayangkan surat protes kepada Konsulat Jenderal Malaysia di Medan berkaitan dengan aksi brutal oknum petugas kepolisian negara itu terhadap lima nelayan asal Kecamatan Pantai Labu.

“Lima nelayan Pantai Labu dituduh oleh oknum petugas patroli polisi perairan Diraja Malaysia dan kemudian hingga babak belur. Kami mengecam keras aksi brutal dan tindakan main hakim sendiri tersebut,” kata Ketua HNSI Kabupaten Deli Serdang, Rakhmat Syah, Minggu.

Kasus penyiksaan terhadap lima nelayan Pantai Labu terjadi hari Sabtu (2/6) saat mereka menangkap ikan di sekitar perairan sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai.

Berdasarkan pengakuan Erwin (45), salah seorang nelayan yang menjadi korban brutalisme itu kepada pengurus HNSI Deli Serdang, kata dia, kapal nelayan Pantai Labu tersebut disergap oleh kapal patroli polisi Diraja Malaysia saat menangkap ikan di posisi lima mil dari garis pantai Indonesia.

Beberapa saat pasca penangkapan, katanya, para nelayan Pantai Labu itu tidak dibawa ke Malaysia untuk diadili, tetapi langsung dianiaya dan sebelum diizinkan pulang seluruh hasil tangkapan mereka berikut perangkat alat tangkap yang terdapat di dalam kapal ikan tersebut disita oleh oknum petugas polisi patroli laut Diraja Malaysia.

Terkait dengan aksi brutal itu, lanjut Rakhmat, pihaknya bersama rombongan pimpinan dan anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deli Serdang akan mendatangi kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di Medan untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah Kerajaan Malaysia atas tindakan sekelompok oknum petugas Diraja Malaysia itu.

“Kasus penganiyaan terhadap nelayan Deli Serdang oleh petugas patroli laut Diraja Malaysia tidak bisa ditolerir lagi. Kami akan mendesak sejauh mana komitmen pemerintah Malaysia dalam menyikapi sekaligus memberi sanksi tegas terhadap oknum aparatnya yang melanggar hukum,” ujar Wakil Ketua Komisi DPD Deli Serdang itu.

Dia juga menyatakan akan menggelar aksi demo dengan membawa massa nelayan dalam jumlah relatif banyak ke kantor Konjen Malaysia di Medan bilamana oknum polisi pelaku kasus penganiayaan terhadap lima nelayan Pantai Labu tersebut tidak dijatuhi hukuman yang setimpal.

Kasus penganiayaan dan tindakan brutal oknum petugas patroli Malaysia terhadap nelayan Deli Serdang, menurut dia, sudah beberapa kali terjadi dan atas kekeliruan tersebut hingga kini belum ada sikap responsif dari pemerintah Kerajaan Malaysia untuk meminta maaf secara resmi kepada pemerintah Indonesia.

“Malaysia sebagai salah satu negara serumpun ASEAN seyogyanya tidak akan mentolerir bila ada oknum aparatnya yang berlaku brutal saat menjalankan tugas teritorial. Kalau pun terjadi pelanggaran batas wilayah oleh nelayan Indonesia, proses penanganan kasusnya harus melalui mekanisme dan aturan hukum yang berlaku dengan terlebih dulu mengedepankan azas praduga tidak bersalah,” ujarnya. (ant/raf)

Manado Today 12 Jun, 2011


--
Source: http://berita.manadotoday.com/aksi-brutal-oknum-polisi-malaysia-diprotes-hnsi/
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Arsip Blog

CEWEK BOKINGAN HOTEL

CEWEK BOKINGAN HOTEL
klik hotelnya untuk boking

Label